Showing posts with label Penuntun Praktikum. Show all posts
Showing posts with label Penuntun Praktikum. Show all posts

Sunday, June 8, 2014

Memandikan Pasien Praktikum Keperawatan

Pengertian
Membersihkan tubuh pasien dengan menggunakan air bersih dan sabun

Tujuan
1. Membersihkan kulit dan menghilangkan bau badan
2. Memberikan rasa nyaman
3. merangsang peredaran darah
4. Sebagai pengobatan
5. Mencegah infeksi kulit
6. Mendidik pasien dalam kebersihan perseorangan

Indikasi ( Dilakukan pada )
1. Pada pasien baru terutama baik kotor sekali dan keadaan umumnya memungkinkan
2. pada pasien yang dirawat, sekurang-kurangnya dua kali sehari sesuai dengan kondisinya.

Persiapan Pasien
1. Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan
2. Pasien terlebih dahulu dianjurkan untuk buang air kecil dulu (bila pasien sadar)

Persiapan Alat
1. satu set pakaian bersih
2. Baskom mandi dua buah, masing-masing berisi air dingin dan air hangat.
3. satu atau dua buah handuk bersih
4. Kain penutup
5. Kain washlap untuk memandikan
6. Sabun untuk memandikan
7. Tempat tertutup untuk pakaian kotor
8. Sampiran atau screem bila diperlukan

Pelaksanaan
1. Pintu jendela atau gorden ditutup dan di gunakan schrem bila perlu
2. Selimut dan bantal dipindahkan dari tempat tidur. Bila masih diperlukan bantal digunakan seperlunya.
3. Perawat beridiri disisi kanan pasien
4. Beritahu pasien bahwa pakaian bagian atas harus dibuka, lalu bagaian yang terbuka itu ditutup dengan selimuit mandi atau kain penutup
5. Pasien siap dimandikan dengan urutan sebagai berikut :
a. Mencuci muka, leher
 - Handuk dibentangkan dibawah kepala
 - Muka, telinga dan leher dibersihkan dengan washlap lembut lalu dikeringkan dengan handuk.
 - Tanyakan, apakah pasien ingin menggunakan sabun atau tidak
b. Mencuci lengan, didahului dengan lengan kiri kemudian lengan kanan
 - Selimut mandi atau kain penutup diturunkan
 - Kedua tangan pasien dikeataskan, letakkan handuk diatas dada pasien dan lebarkan kesamping kiri dan kanan sehingga kedua tangan dapat diletakkan diatas handuk.
 - Kedua tangan pasien dibasahi dan disabuni, pekerjaan ini dimulai dari bagian yang jauh dari petugas, kemudian dibilas sampai bersih. Selanjutnya dikeringkan dengan handuk. Bila pasien terlalu gemuk laksanakan satu persatu.
c. Mencuci dada dan perut
 - Pakaian pasien bagian bawah ditanggalkan dan selimut atau kain penutup diturunkan sampai perut bagian bawah
 - Kedua tangan pasien dikeataskan, handuk diangkat dan dibentangkan pada sisi pasien.
 - Ketiak, dada dan perut dibasahi, dibilas sampai bersih dan selanjutnya dikeringkan dengan handuk, selanjutnya ditutup dengan kain penutup atau handuk.
d. Mencuci punggung
 - Pasien dimiringkan kekiri
 - Handuk dibentangkan dibawah punggung sampai bokong
 - Punggung sampai bokong dibasahi, disabuni, dibilas dan selanjutnya dikeringkan dengan handuk.
 - Pasien dimiringkan ke kanan dan handuk dibentangkan dibawah punggung
 - Punggung kiri dicuci seperti punggung kanan
 - Pasien diterlentangkan, pakaian bagian atas dipasangkan dengan rapih
e. Mencuci kaki mulai dari kaki kiri kemudian kaki kanan
 - Kkaki pasien yang terjauh dari petugas dikeluarkan dari bawah kain penutup atau handuk
 - Handuk dibentangkan, dibawahnya dan lutut ditekuk
 - Kaki disabuni, dibilas Selanjutnya di keringkan. Demikian juga pada kaki yang satunya lagi
f. Mencuci daerah lipat paha dan genetalia
 - Handuk dibentangkan dibawah bokong, pakaian bagian bawahperut dibuka
 - Daerah lipatan paha dan genetalai dibasahi, disabuni lalu dibilas dan keringkan
 - Pakaian bagian bawa dikenakan kembali, kain penutup atau handuk diangkat, selimut pasien dipasang kembali
 - Pasien dan tempat tidur dirapihkan kembali
 - pakaian dan alat tenun kotor serta peralatan dibereskan dibawah ketempatnya.
penuntun praktikum keperawatan

Hal - Hal yang perlu diperhatikan
1. Hindari tindakan yang menimbulkan rasa malu pada pasien dam tetap menjaga kesopanan
2. Perhatikan keadaan umum pasien dan kelainan pada badannya misalnya luka dan sebagainya
3. Menanggalkan pakaian disesuaikan dengan urutan tindakan
4. Washlap dibasahi secukupnya, tidak terlalu basah atau tidak terlalu kering
5. Bila air sudah kotor segera diganti
6. Membersihkan daerah genetalia sebaiknya dilakukan oleh pasien sendiri, tetapi bila pasien tidak sadar atau payah atau tidak dapat melakukan sendiri, pembersihan dilakukan oleh petugas
7. Untuk pasien yang dapat mandi sendiri, petugas menyiapkan peralatan dan membantu seperlunya.

Saturday, May 31, 2014

Mengganti Alat Tenun Kotor pada tempat tidur tanpa memindahkan pasien diatasnya

Pengertian
mengganti alat tenun kotor pada tidur tanpa memindahkan pasien karena pasien baru istirahat/total bedres menderita sakit parah atau tidak sadar.

Tujuan
1. Agar tempat tidur pasien bersih dan rapih sehingga memberikan rasa aman pada pasien
2. Mencegah terjadinya luka baring/dekubitus
3. Mempertahankan kebersihan dan kerapihan

Persiapan Alat
1. Alat tenun bersih yang diperlukan dan disusun menurut urutan penggunaanya.
2. Kursi atau bangku
3. Tempat terutup kain kotor
4. Ember bersisih larutan desinfetan
5. Lap kerja, sehelai kering dan sehelai basah
6. Laken, Stik laken, dan sarung bantal.
7. Selimut
pasien dibersihkan


Persiapan pasiean
pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan

Pelaksanaan
1. Sama dengan mengganti dan memasang alat tenun pada tempat tidur tanpa pasien diatasnya tetapi dikerjakn secara bergilir, pada sisi kiri dan kanan tempat tidur.
2. Selimut dan bantal yang tidak perlu diganti, diletakkan diatas kursi atau bangku.
3. Tahap pertama
   a. Pasien dimiringkan pada salah satu tempat tidur, bila perlu pasien diganjal supaya tidak jatuh.
   b. Lskukan segera prosedur dibawah ini pada sisi yang tempat tidur yang kosong.
   c. Lepaskan alat tenun kotor dari bawah tidur, .lalu gulung satu persatu sampai dibawah punggung pasien:
  • Seprei kecil digulung ketengah sejauh mungkin
  • Perlak dibersihkan dengan larutan desinfektan, lalu dikeringkan dan gulung ketengah sejauh mungkin
  • Seprei besar digulung ketengah sejauh mungkin.
    d,. Alas tempat tidur dan kasur dibersihkan dengan lap yang dibashi laritan desinfektan kemudian dikeringkan dengan lap kering.
   e. Seprei besar yang bersih digulung setengah bagian, kemudian gulungannya diletakkan dibawah punggung pasien dan  yang setengah bagaian setengah yang lain lagi diratakan serta dipasang pada kasur.
  f. seprei kecil digulung sebagian dan diletakkan dibawah punggung pasang, seprei yang sebagaian lagi diratakan diatas perlak, kemudian dimasukkan bersam-sama kebawah kasur.
4. Tahap Kedua
 a. Setelagh tahap pertama selesai, pasien dimirikan ke bagian yang bersih dnegan bantal pengganjalnya.
b. Lepaskan alat tenun yang kototr dari bawah kasur
c. Seprei kecil diangkat dan dimasukkan ketempat alat tenun kotor
d. Perlak dibersihkan dan digulung ketengah.
e. Seprei besar yang kotor diangkat dan dimasukkan ketempat alat tenun kotor
f. Alas tempat tidur dan kasur dibersihkan seperti pada tahao pertama
g. Seprei besar dibuka dari gulungannya, diratakan dan dipasang pada kasur
h. Perlak dan seprei kecil dipasang seperti pada tahap pertama
i. Sarung bantal yang kotor dilepaskan dan diletakkan pada tempat alat tenun kotor, bantal diratakan isinya, kemudian sarung bantal yang bersih dipasang.
j. Bantal disusun, pasien dibaringkan dalam posisi nyaman
k. Peralatan dibersihkan, dibereskan dan dikembalikan ke tempat semula
m. Mencuci tangan hingga bersih

Hal-Hal yang perlu diperhatikan :
1. Selama bekerja hendaknya perawat tetap memperhatikan keadaan umum pasien.
2. Jangan melelahkan pasien
3. Alat tenun yang rusak, robek atau mempunyai noda hendaknya jangan dipasang dan diganti yang lain.
4. Hindarkan tindakan yang menimbulkan rasa malu dan lelah pada pasien serta tetap menjaga kesopanan.

Thursday, May 29, 2014

Praktikum Keperawatan Menyiapkan Tempat Tidur Pasien

     Segala puji atas khadirat Allah SWT. karena pada kesempatan ini kita akan membahas tentang penuntun praktikum keperawatan. Insya Allah semoga ini ada manfaatnya bagi kita semua. dan semoga jadi perawat yang profesional. amiin.
" Menyiapkan tempat tidur pasien "
A. Pengertian
     Menyiapkan tempat tidur dengan segala perlengkapannya, agar siap pakai untuk pasien.

B. Tujuan
Menyiapkan tempat tidur pada pasien dalam siap pakai.

C. Dilakukan pada waktu :
  1. Akan menerima pasien baru.
  2. Setelah pasien pulang atau meninggal dunia.
  3. Setelah pembersihan besar sesuai jadwal yang telah ditentukan.
D. Persiapan alat
menyiapkan tempat tidur
  1. Tempat tidur, Kausr dan bantal
  2. Laken besar
  3. Stik laken kecil
  4. Sarung Bantal 
  5. Selimut
  6. Perlak
  7.  
Persiapan Pasien
Jika tempat tidur digunakan pasien, maka pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan.

E. Pelaksanaan
  1. Kasur diratakan
  2. Laken dipasang dengan ketentuan :
  3. Garis tengah lipatannya harus tetap ditengah kasur
  4. Bagian atas laken dimasukkan rata dibawah kasur sekurang-kurangnya 30 cm, demikian pula laken pada bagian kaki, setelah ditarik setegang mungkin.
  5. Pada ujung tiap sisi kasur dengan rapi dan tegang.
  6. Perlak dipasang sekurang-kurangnya 30 cm dari sisi tempat tidur bagian kepala
  7. Steek laken dipasang rata diatas perlak dengan pada kasur bagain kaki sedangkan bagian atas yang terbalik dimasukkan kebawah kasur sekurang-kurangnya 10 cm, ujung sisi-sisi seimut dimasukkan ke bawah kasur.
  8. Bantal dipasang sarungnya dengan sudut bantal dimasukkan benar-benar ke dalam sudut sarungnya. Bagian sarung bantal yang terbuka tidak menghadap ke pintu.
Selamat Mempraktekkan semoga berjalan dengan lancara. terus ikuti kami karena akan ada pembahasan selanjutnya mengenai Mengganti alat tenun kotor pada tempat tidur tanpa memindahkan pasien diatasnya.